Dalam Pernikahan, Problematika Pasti Ada!

DSC_1571.jpg

Apa yang ada di bayangan kamu saat mendengar kata “Pernikahan”? tentunya hal-hal yang indah dan manis bersama suami atau istri tercinta. Tapi sudah jadi rahasia umum kalau pernikahan tidak melulu soal manis dan indahnya saja. Tidak ada satu pernikahan pun yang dibangun tanpa mendapat ujian. Ujian dalam bentuk masalah akan selalu ada dalam ikatan pernikahan. Sumber masalah dapat muncul dari berbagai faktor, seperti masalah pekerjaan, nafkah baik lahir maupun batin, anak, keuangan, sampai pihak ketiga. Pihak ketiga tidak melulu soal selingkuhan, loh,  termasuk juga di dalamnya campur tangan keluarga besar baik dari pihak suami maupun istri, atau malah keduanya.

Terdapat ketidakbiasaan dalam menerima perbedaan kebiasaan dan pandangan.

Pada umumnya, dalam hitungan tiga sampai lima tahun kehidupan dalam rumah tangga cenderung tidak stabil. Permasalahan kerap muncul dari berbagai faktor, yang salah satunya juga faktor internal antara suami dan istri. Masalah ini muncul dikarenakan adanya perbedaan antara dua manusia yang setelah pernikahan harus hidup bersama di bawah atap yang sama. Terdapat ketidakbiasaan dalam menerima perbedaan kebiasaan dan pandangan.

DSC_2080.jpg

Perbedaan kebiasaan seperti yang biasanya selalu rapi dan teratur, ternyata memiliki pasangan yang berantakan. Yang biasanya sering nongkrong dengan teman-teman, ternyata memiliki pasangan yang betahnya hanya di rumah, juga perbedaan kebiasaan lainnya. Selain kebiasaan, terkadang terdapat pula perbedaan pandangan. Yang satu acuannya ke barat, satunya lagi acuannya ke timur. Yang biasanya shalat Subuh dengan kunut, bertemu dengan pasangan yang tidak kunut. Atau pandangan-pandangan lainnya yang mungkin juga sangat sederhana.

Selain itu yang terpenting adalah dengan tetap mengupayakan komunikasi yang sehat.

Dalam menghadapi pasangan yang berbeda kebiasaan dan pandangan, cara terbaik untuk dilakukan adalah berterima dan coba untuk menyesuaikan diri. Beberapa standar kehidupan sebaiknya memang harus disesuaikan dengan pasangan. Selain itu yang terpenting adalah dengan tetap mengupayakan komunikasi yang sehat. Permasalahan yang disimpan tanpa dibicarakan pada akhirnya akan membuat permasalahan semakin besar dan dapat meledak seketika. Cobalah untuk membicarakan hal-hal yang disenangi dan yang tidak disenangi dengan pasangan, sehingga proses untuk menerima dan menyesuaikan diri dapat lebih mudah dilakukan.

IMG_2858.JPG

Selain menjalin komunikasi yang sehat, perlu juga membiasakan diri dan pasangan untuk fokus terhadap solusi, sehingga masing-masing orang tidak sibuk dengan mencari pembelaan dan pembenaran dari masalah yang muncul. Cobalah untuk megelola ekspektasi antara posisi suami dan istri. Bagaimanapun suami adalah imam dan istri adalah makmum. Itulah mengapa suami dituntut untuk lebih pintar dan cerdas serta belajar lebih banyak, agar dapat membimbing istri dalam menyelesaikan setiap masalah yang muncul.

Permasalahan itu bukan membuat kita sekedar mengalah dan bertahan, tetapi bagaimana kita bisa memahami.

Tentunya ada banyak sekali bentuk permasalahan yang muncul, namun demikian ingatlah bahwa bagaimanapun pernikahan merupakan sebuah wadah yang memfasilitasi kita untuk meraih sebanyak-banyaknya berkah dan ridha Allah, oleh sebab itu jadikan hal ini tujuan utama dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Masalah akan terus bermunculan, namun semua itu tergantung bagaimana kita mengambil sikap dalam setiap permasalahan tersebut. Permasalahan itu bukan membuat kita sekedar mengalah dan bertahan, tetapi bagaimana kita bisa memahami. Dan ingat, setan akan terus berupaya menguji sebuah pernikahan sampai sebuah pernikahan kandas di jurang perceraian. Dan setelah sepasang suami istri bercerai, maka setan akan mendapatkan singgasana paling istimewa bersama rajanya. Jadi, kenali pula bahwa ujian pernikahan merupakan salah satu trik setan untuk memecah belah hubungan kita dengan pasangan.

 

Inspirasi tulisan dari:

Beberapa buku pernikahan, Seminar Pra Nikah, Ust. Khalid Basalamah dan Ibu Alva Handayani.

 

 

Catatan: Semua foto milik pribadi dan hanya ilustrasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s